INFO

Posted by : berita kuliner Senin, 11 Maret 2019

Kunjungan Industri di Ayola La Lisa Hotel Surabaya

Mahasiswa Baru Pastry Akpar Majapahit Kelas Siang Belajar ”Hotel Introduction” di Ayola La Lisa Hotel Surabaya

SEBANYAK 14 mahasiswa baru D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Pastry (P1) Kelas Siang belajar Hotel Introduction (Pengantar Perhotelan) di Ayola La Lisa Hotel Jl. Raya Nginden No. 82 Surabaya, Kamis (19/07/2018) pagi. Kunjungan mahasiswa ke industri tersebut di dampingi Dosen Pengantar Perhotelan Hardhita Kusdharyanto M.Par dan Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par.
Kedatangan rombongan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit disambut oleh Human Resource Manager Ayola La Lisa Hotel Surabaya Anita, Sales & Marketing Manager Lutfhi, F&B Manager Reza Arya dan Head Chef Ayola La Lisa Hotel Yuznix di lobi hotel bintang tiga tersebut.
Sebelum belajar tentang sisik melik Hotel Introduction (Pengantar Perhotelan), Human Resource Manager Ayola La Lisa Hotel Surabaya, Anita menerangkan run down acara kunjungan industri tersebut lebih dulu kepada mahasiswa Akpar Majapahit. 
”Acara pertama adalah presentasi Pengantar Perhotelan di Nusa 1 Meeting Room. Ruang pertemuan berkapasitas 40 orang (di-set up Class Room) ini menempati area seluas 63 m2,” kata Anita di hadapan mahasiswa Akpar Majapahit, kemarin.
”Sedangkan acara selanjutnya tour hotel juga masih bersama saya. Saya di dampingi Lutfhi, yang sehari-hari menjabat Sales & Marketing Manager Ayola La Lisa Hotel dan acara pamungkasnya adalah lunch buffet bersama di Ayola Restaurant,” kata Anita.
Sebelum acara tour hotel dan showing room, Anita mempresentasikan tentang Pengantar Perhotelan khususnya tentang profil Ayola La Lisa Hotel yang beroperasi di Jl. Raya Nginden No. 82 Surabaya dan kiprahnya dalam mendukung industri pariwisata di Surabaya.
Ayola La Lisa Hotel Surabaya yang berada di bawah manajemen Topotels Group ini merupakan hotel bintang tiga plus. Jaringan hotel bintang tiga yang dikelola Topotels Group mengibarkan bendera Ayola, sedangkan hotel bintang empat memakai nama Renotel dan hotel bintang duanya sendiri menggunakan nama Odua. 
Hotel ini mengoperasikan 121 kamar terdiri dari 85 kamar Superior (luas 19 m2), 24 kamar Grand Superior (21 m2), enam kamar tipe Deluxe (26 m2) dan enam unit berikutnya adalah Family Room (luasnya 32 m2). Hotel bintang tiga di kawasan Jl Raya Nginden ini juga dilengkapi kolam renang (swimming pool).
Topotels Group memiliki tiga Head Office, pertama di Jakarta (Indonesia), yang kedua di Kualalumpur (Malaysia) dan terakhir di Yangon (Myanmar), sedangkan founder Topotels Group sendiri terdiri dari tiga orang, yakni Yanto Wongso, Ren Tobing dan Ojahan Oppusunggu.
”Top manajemen Topotels Group dikenal sebagai pengusaha nasional yang fokus mengelola hotel (hospitality business) tidak hanya kota-kota besar di Indonesia, melainkan juga telah memperluas jaringan bisnis hotelnya hingga merambah ke Malaysia dan Myanmar,” terang Anita di hadapan mahasiswa Akpar Majapahit, akhir pekan lalu.
Beberapa penghargaan yang diterima Topotels Group antara lain Indonesia Travel & Tourism Award (Indonesia Leading Regional Hotel Chain), Bali Tourism Award, Rekor Muri 2010 dan World Luxury Hotel Award.
Sementara itu, partner business strategis Topotels Group di antaranya kalangan perbankan nasional, perusahaan penerbangan termasuk Citilink (Garuda Group), pebisnis transportasi dan masih banyak lagi. 
Untuk bisa eksis di bisnis hospitality, jaringan hotel di bawah Topotels Group khususnya Ayola La Lisa Hotel Surabaya tetap fokus memasarkan kamar hotel dan F&B Service, sebagai target revenue yang utama, sedangkan penjualan di luar kamar (Room Service) dan F&B Service merupakan revenue yang menjadi pendukung penjualan kamar hotel dan F&B Service.
Program promosi juga ditempuh antara lain memanfaatkan media sosial (Facebook, Instagram, Website), menawarkan program diskon sampai 20 persen bagi pemegang Ayola La Lisa Priviledge Card yang memesan kamar hotel dan jasa F&B Service di Ayola Restaurant.
Dalam kesempatan itu, Anita juga memberikan tips & trik berkarier di hotel bagi mahasiswa baru Pastry Class Akpar Majapahit. Jika saat ini passion Anda adalah fokus belajar pastry dan culinary, namun saat berkarier di industri perhotelan bisa saja Anda bersinar di Front Office (FO), Housekeeping, Accounting & Finance, Sales & Marketing, Human Resources, Kitchen bahkan menjadi General Manager (GM) sebuah hotel berbintang.
”Pasalnya tidak semua lulusan Perhotelan Konsentrasi Pastry dan Culinary ujuk-ujuk menjadi Head Chef atau Executive Chef. Mereka yang ingin bekerja di kitchen sebuah hotel, harus menapaki jenjang karier mulai dari Cook Helper, Cook 1, Cook 2, Demichef, CDP, Sous Chef dan puncaknya menempati posisi sebagai Head Chef atau Executive Chef,” terang perempuan yang berkarier di hotel lebih dari 15 tahun itu.
Sementara itu, Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R.Paulus W. Soetrisno M.Par menambahkan, demi menambah pengetahuan di luar kampus sekaligus menambah serapan ilmu dari pelaku industri, maka pihaknya meminta mahasiswa baru Akpar Majapahit untuk mempergunakan setiap kesempatan emas dengan sebaik mungkin saat Anda bertemu pelaku industri demi meningkatkan kompetensi profesi di industri perhotelan dan pariwisata. 
”Kunjungan industri bagi mahasiswa baru ini terkait dengan aplikasi mata kuliah umum (MKU) Hotel Introduction yang kami ajarkan di kelas. Terobosan baru ini bertujuan membuka mind set mahasiswa seputar perkembangan terkini bisnis perhotelan yang lagi booming belakangan,” pungkasnya.
Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © SEKOLAH PERHOTELAN & PARIWISATA - Majapahit Tourism Academy - Powered by MATOA - Designed by Irvan -