INFO

Posted by : berita kuliner Rabu, 27 Maret 2019

Dari Kunjungan Industri di Kokoon Hotels Surabaya

24 Mahasiswa Advance Culinary dan Advanced Pastry Class Akpar Majapahit Belajar ”Barista & Wine Service” 
SEBANYAK 24 mahasiswa D3 Advanced Culinary dan Pastry Class Akpar Majapahit belajar meracik kopi (Barista) dan Wine Service sesuai Standar Industri Perhotelan di Pool Side Kokoon Hotels Jl. Slompretan No. 26 Surabaya, Kamis (23/08/2018) malam bersama Yoseph Agung Priyo Widodo, Dosen Beverage Product. Tujuannya untuk mengetahui lebih dekat teknik meracik kopi (Barista) dan Wine Service yang biasa diaplikasikan di industri perhotelan.

Rombongan mahasiswa bersama dosen pembimbingnya itu menumpang dua mobil Multipurpose Vehicle (MPV) berangkat dari Kampus Akpar Majapahit Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya menuju hotel yang beroperasi di Jl Slompretan No. 26 (Kawasan Kembang Jepun, Surabaya Utara) tersebut sekitar pukul 16.00. Perjalanan sejauh 30-an kilometer ditempuh 60 menitan dan rombongan sampai di tujuan sekitar pukul 17.00 WIB.
Dosen yang mendampingi rombongan mahasiswa pada Kamis (23/08/2018) petang itu adalah Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par., dan Dosen Beverage Product, Yoseph Agung Priyo Widodo.
Kedatangan rombongan 24 mahasiswa Akpar Majapahit bersama dosen pembimbingnya itu disambut oleh General Manager  (GM) Kokoon Hotels Surabaya Hassanudin, Senior Sales & Marketing Manager Budi Setiono, Asst. Front Office Manager (AFOM) M. Taufik, Sous Chef Arif Dwi Romana, Restaurant Manager Ade Rizky Fajar, Head of Barista Ade Kikyo Rizky dan Marketing Supervisor Clementia Inge, di lobi hotel bintang tiga tersebut. 
Setelah berbincang sejenak di lobi hotel, rombongan mahasiswa diajak oleh Restaurant Manager Ade Rizky Fajar dan Head of Barista Ade Kikyo Rizky menuju Pool Side Kokoon Hotels untuk belajar langsung seputar teknik meracik kopi (Barista) dan Wine Service.
Presentasi pertama dilakukan Head of Barista Ade Kikyo Rizky. Kikyo mengajari mahasiswa teknik meracik kopi Baliem dari Papua dengan metode manual Brew, Cold Dreey, V60*, Syphons Ooppse, Espresso Press, Grinder dan Aero Press. Sebelum membuat kopi secara manual dengan metode Brew, misalnya, mahasiswa dikenalkan peralatan utama meracik kopi lengkap dengan bahan-bahannya. 
”Sejumlah peralatan meracik kopi manual mulai Brew, Cold Dreey, V60*, Syphons Ooppse, Espresso Press, Grinder hingga Aero Press sudah kiami siapkan sebelum Anda datang di sini. Peralatan manual untuk meracik kopi Papua Baliem ini biasa dijumpai laboratorium kimia,” kata Kikyo mengawali presentasinya di hadapan mahasiswa. 
Untuk mengaplikasikan peralatan itu, butuh ketrampilan karena ada proses pembakaran pada suhu tertentu dan dengan durasi tertentu pula. demi menghasilkan kopi dengan cita rasa sensasional dan khas aroma kopi Baliem dari Papua.
Peralatan manual itu berbeda dengan yang biasa Anda temukan di café-café modern, seperti grander coffee (penghancur biji kopi matang menjadi bubuk halus), coffee maker (mesin pembuat kopi), teko, thermometer cairan. Peralatan modern itu tersedia di Kokoon Restaurant.
Coffee maker yang dibuat untuk praktik mahasiswa adalah coffee maker portable yang praktis dibawa ke mana-mana. Dengan alat itu, mahasiswa bisa mempraktikkan secara langsung teknik membuat Latte Art sesuai arahan dosen pembimbing, tapi bahannya bukan bubuk kopi melainkan  bubuk cokelat  dan fresh milk.
Sementara itu untuk presentasi kedua yang mengupas tuntas seputar Wine Service disampaikan Restauranrt Manager Ade Rizky Fajar. Pengertian wine, menurut Ade adalah minuman beralkohol alami dari proses fermentasi buah anggur. Sampai saat ini wine (anggur) di pasaran dibedakan empat kelompok, yakni red & white wine, champagne atau sparkling wine, rose wine dan portified wine.
Untuk mengetahui wine yang berkualitas, Anda bisa membaca dari labelnya. Misalnya, wine produksi Jacob Creek Winery dari Australia, buah anggur varietas Shiraz, ditanam di perkebunan Barossa Valley, buah anggur itu dipanen pada 2002 lalu, volume 750 ml (termasuk tujuh standart drink dan mengandung 12,5 persen alkohol).
Mengingat harganya yang tidak murah, pemesan minuman anggur di sebuah hotel berbintang pun memperoleh pelayanan istimewa, sejak tamu itu memesan wine, teknik membuka tutup botol anggur yang masih tersegel hingga cara menyajikannya mendapat perlakukan khusus karena ini menyangkut prestise tamu dan hotelnya sendiri.
Di sela mendampingi anak didiknya belajar Barista dan Wine Service di Pool Side Kokoon Hotels Surabaya, Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par mengatakan, pengenalan seputar teknik meracik kopi (Barista) dan Wine Service sesuai standar industri perhotelan bagi mahasiswa ini merupakan tindak lanjut dari penjelasan dosen selama belajar materi perkuliahan Beverage Product di ruang kelas.
“Dengan demikian anak-anak didik kami punya pemahaman sama dalam menyikapi mata kuliah Beverage Product yang dipelajari selama kuliah, sehingga mereka kelak bisa mengaplikasikannya saat bekerja di industri perhotelan,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit  R. Paulus W. Soetrisno juga mengapresiasi atas layanan all out dari pihak manajemen Kokoon Hotels Surabaya yang menyediakan shuttle service (pelayanan antar jemput) mahasiswa dari Kampus-Hotel-Kampus, pergi pulang.
Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © SEKOLAH PERHOTELAN & PARIWISATA - Majapahit Tourism Academy - Powered by MATOA - Designed by Irvan -